Roti whey
Roti yang dipanggang dengan whey sisa dari pembuatan keju atau yoghurt Yunani. Hanya menggunakan sedikit gula, tetapi kerak rotinya memiliki sentuhan manis-asin yang lembut dan remahnya tetap kenyal nikmat.

Bahan
Bahan
- Tepung roti213 g
- Tepung gandum hitam37 g
- Whey185 g
- Gula3 g
- Garam5 g
- Ragi instan kering1/3 sdt
Langkah
- 1

Pertama, siapkan whey. Itu adalah cairan bening yang menetes ketika kamu menyaring yoghurt buatan sendiri dengan kain untuk membuat yoghurt Yunani; whey sisa pembuatan keju juga bisa dipakai.
- 2

Setelah whey siap, masukkan semua bahan ke dalam mixer berdiri dan uleni pada kecepatan 1 selama sekitar 8-9 menit.
- 3

Targetkan suhu adonan sekitar 23°C. Bulatkan adonan, taruh dalam wadah berolesi minyak, dan biarkan mengembang selama 3 jam pada suhu ruang 24°C (fermentasi pertama).
- 4

Selama fermentasi pertama, lipat adonan sekali setelah jam pertama.
- 5

Lipat lagi setelah satu jam berikutnya. Lipat dengan kuat agar adonan menjadi lebih kokoh.
- 6

Biarkan adonan menyelesaikan satu jam terakhir fermentasi pertama.
- 7

Setelah fermentasi pertama selesai, bulatkan adonan dengan lembut.
- 8

Istirahatkan pada suhu ruang selama 10-20 menit (bench time).
- 9

Bentuk adonan yang sudah diistirahatkan dan letakkan dalam keranjang proofing (banneton).
- 10

Lakukan fermentasi kedua pada suhu ruang selama sekitar satu jam.
- 11

Setelah fermentasi kedua, taburi tepung dan sayat permukaannya (scoring).
- 12

Panggang pada 238°C dengan uap sampai keraknya berwarna pekat. Tidak ada fungsi uap? Letakkan adonan di atas wajan besi cor yang sudah dipanaskan dan tambahkan dua bongkah es kecil untuk menghasilkan uap.
Tips
Whey kaya protein dan memberi roti rasa yang halus serta tekstur kenyal. Dengan uap yang cukup, kerak menjadi lebih renyah dan hidup.